info@ktbg.fm

Deen Assalam, Sebuah Lagu Perdamaian

KTBG Rekomendasi Lagu Deen Assalam, Sebuah Lagu Perdamaian
deen-salam-cover-nisa

Rekomendasi Lagu

Deen Assalam, Sebuah Lagu Perdamaian

Posted By Audy Valencia

Baru-baru ini, Indonesia digemparkan dengan adanya kasus bom bunuh diri. Kasus bom bunuh diri ini terjadi di tiga gereja di Surabaya dengan korban meninggal sebanyak 10 orang dan 40 orang lainnya mengalami luka-luka. Menurut kepolisian setempat, bom bunuh diri terjadi di tiga gereja berbeda di Surabya. Pertama, bom meledak sekitar pukul 07.30 WIB di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Utara, Surabaya. Kemudian selang waktu lima menit, bom kedua meledak di Gereja Pantekosta yang berada di Jalan Arjuno, lalu tidak lama kemudian bom terakhir meledak di gereja GKI di Jalan Diponegoro. Serangan bom yang terjadi pada hari Minggu 13 Mei 2018 ini diduga terkait dengan kelompok jaringan Negara Islam Irak dan Syams atau yang lebih dikenal dengan ISIS. Kelompok ini juga menggunakan momentum pasca-kerusuhan napi terorisme yang terjadi di Markas Korps Brimob.

Peneliti Community of Ideologi Islamic Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya, menilai serangan bom bunuh diri yang dilakukan di tiga gereja di Surabaya ini diduga terkait dengan kelompok gerakan teroris yang memiliki ideology ISIS. Oleh karena kasus ini, timbul kesenjangan social antara umat beragama di Indonesia. Upaya saling menuduh antar agama sebagai kambing hitam pun banyak terjadi bahkan di social media. Agama Islam sering disalahkan dan menjadi kambing hitam karena kasus yang berhubungan dengan ISIS ini.

Namun, inilah yang diinginkan para teroris yaitu memecah belah persaudaraan antara umat beragama di Indonesia. Dikutip dari detik.com, Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmy Faisal Zaini, di Kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, pada hari Minggu 13 Mei 2018 mengungkapkan mengenai warga Indonesia yang tidak boleh sampai terjerumus dengan keinginan para teroris. Beliau mengatakan “Maka dengan ini negara tidak boleh kalah oleh ulah segelintir orang yang mengatasnamakan jihad tapi justru merusak dan menodai makna jihad itu sendiri, yakni amar maruf nahi mungkar.”. kemudian sebagai upaya menjaga perdamaian umat beragam di Indonesia, sebuah lagu perdamaian muncul dan menjadi trending topic di berbagai social media.

Lagu berjudul Deen Assalam yang memiliki arti Agama Perdamaian merupakan lagu religi yang dinyanyikan oleh Sulaiman Al-Mughni dan telah dicover oleh banyak artist Youtube. Salah satu pengcover lagu Deen Assalam adalah Khoirunnisa atau yang lebih dikenal dengan vokalis dari band Sabyan Gambus, Nissa Sabyan. Lagu Deen Assalam yang telah dicover oleh Nissa ini telah ditonton sebanyak 22 juta kali di channel Youtube sejak tanggal perilisannya yaitu 17 Mei 2018. Pada channel Official Sabyan Gambus, grup band tersebut bermaksud untuk menebarkan kebaikan agar umat beragama merasa damai dengan cara melakukan perbuatan dan bertutur bahasa yang baik. Lagu Deen Assalam ini menjadi perwakilan untuk menyebarkan kebaikan antar umat beragama, agar dapat menyikapi kasus terorisme ini dengan baik, dan tidak saling menuduh antara agama yang satu dengan agama yang lain. Lagu ini sangat menginspirasi dengan iringan lagu yang mendayu-dayu lagu ini sangan recommended bagi Anda penyuka music.

Tagged ,

Written by Audy Valencia

Hi Perkenalkan, Saya merupakan seorang ibu rumah tangga yang sangat suka dengan musik. Maka dari itu saya membuat blog tentang lagu ini. Saya harap kalian suka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *